Industri Deterjen & Parfum Laundry Terbaik - BBM : 2B36 C98C - Telp/WhatsApp : 0813 8478 5267 - Methanol Parfum Laundry - Bibit Parfum Original - SUPER45

Fluktuasi Bisnis Laundry di Indonesia

     Akhir-akhir ini setelah lebaran selesai, saya banyak menjumpai Usaha Laundry Kiloan, yang tutup lalu ditulisi spanduk atau kertas karton ” DIKONTRAKAN ” atau ” OVER KONTRAK “. Lalu saya juga menjumpai iklan-iklan di internet, baik lewat Facebook ataupun di forum online: ” Dijual Usaha Laundry Kiloan, tinggal lanjutkan ” dan banyak lagi iklan dengan tag-tag lain, tapi apapun tagnya intinya BISNIS LAUNDRY KILOAN BANGKRUT atau DIJUAL.
     Bagi anda yang masih  sebagai pelaku bisnis laundry kiloan di Indonesia biarlah fenomena ini jangan dianggap remeh, dimana kita sebagai pelaku bisnis laundry harus lebih hati-hati dalam mengelola bisnis/usaha laundry kita masing-masing.
Pada dasarnya Bisnis/Usaha Laundry adalah peluang usaha yang bagus dan potensial, asal dikelola dengan baik dan professional.
     Berdasarkan survey yang kami lakukan dan menurut data pelanggan kami, Usaha Laundry jika dikelola dengan baik dapat bertahan “puluhan tahun” bahkan mungkin dapat diwarisi ke anak cucu kita. Bisnis laundry juga sebenarnya me “replace” pembantu/tukang cuci. Kebanyakan dari kita jika memiliki pembantu/tukang cuci yang cocok, maka mereka terus kita pekerjakan sampai puluhan tahun, bahkan ada yang hingga seumur hidup menjadi pembantu rumah tangga dan dianggap keluarga sendiri.Begitupula bisnis ini bukan?
Usaha Laundry jika dikelola dengan baik dan professional, jumlah pelanggan akan terus meningkat dan bukannya menurun.

     Lalu apa faktor yang menyebabkan Bisnis Laundry ini Dijual atau “Bangkrut”?
- “Expect to Much” sebelum memulai usaha/bisnis laundry pelaku hanya ikut-ikutan tren dan melihat “rumput tetangga hijau” atau melihat tumpukan cucian di suatu laundry, lalu berpikir bahwa tumpukan itu adalah tumpukan “uang” hehehe. Bisnis laundry bukan typical bisnis “Hit and Run” sekali pukul dapat duit banyak dan membuat si pelaku kaya mendadak. Memangnya bisnis narkoba?? Bisnis laundry lebih mirip typical bisnis “lama-lama menjadi bukit” atau “slow but sure” sabar melayani pelanggan satu demi satu.
Berharap lebih (Expect to Much) dibisnis laundry membuktikan pelaku tidak punya perhitungan yang matang sebelum memulai usahanya. Jika anda judi bola melihat Arsenal ketinggalan 0-3 melawan Wigan dan berharap lebih agar Arsenal bebalik unggul 4-3. its ok, bola itu bundar!. Nah kalau dibisnis ini, kapasitas produksi anda 50 kg perhari, dengan harga jual Rp 5000/kg lalu anda mengharapkan keuntungan 15 juta per bulan? Mimpi kaleee yeee! Atau jangan-jangan andapun tidak tahu menghitung secara presisi kapasitas produksi laundry anda sendiri?!?!  Bisnis itu bukan bola yang bulat! . Jadi penuh perhitungan sebelum melangkah ada baiknya bukan?
     - Ini BISNIS JASA!!!! sengaja saya bold dan beri tanda seru, supaya anda pikirkan kembali baik-baik. Di dalam bisnis jasa, “KEPUASAN PELANGGAN ADALAH SEGALANYA” beda halnya dengan kita dagang, modal sekian dan dijual sekian lalu dapat laba!. Kadang dalam bisnis jasa, kita harus berani rugi demi kepuasan pelanggan, demi keuntungan dimasa mendatang. Beda dengan dagang,  jika harga jual tidak untung kita tidak jual. Dan ingat, harga murah belum tentu memastikan laundry anda ramai. Karena biasanya di bisnis jasa, pelanggan membayar sesuai dengan “kepuasannya” bukan “harga pasarannya”
Jika anda merasa pelanggan laundry anda adalah “obyek keuntungan” mungkin anda perlu berpikir kembali dan merevisi strategi bisnis laundry anda, jika tidak ingin dicantumkan plang/spanduk ” DIJUAL/DI OVER KONTRAK “.
     - Perubahan Iklim menurut data survey 90% Laundry Kiloan menggunakan air tanah, dan disaat Jabodetabek, hujan melulu beberapa bulan terakhir ini, ada perubahan kandungan air tanah, yang bisa berakibat bau dan warna air berubah. Akibatnya pelanggan banyak yang komplain lalu Yahoo Messengger bagian complain kamipun mulai banyak “Buzz”…Buzzz” hehehe. Lalu apa solusinya, pakailah air PAM, bukankan pemakaian air tanah untuk usaha laundry sudah dilarang? APLINDO (Asosiasi Laundry) sudah berbusa mulutnya mengingatkan hal ini. Lalu bagaimana cost/biayanya jika menggunakan air PAM, sedangkan harga jasa laundry kiloan saya cuma Rp 2500/kg? jawabannya simple, revisi kembali harga jasa layanan laundry anda. Atau anda pilih tahun depan di depan kaca laundry anda bertuliskan” DIKONTRAKAN”? hehehe.
     Ada Solusi lain? Ada, Modal dong beli torrent (tabung penampungan air) lalu air anda jernihkan di tabung itu, baru gunakan untuk mencuci, tentunya tahap menjernihkan air menggunakan beberapa bahan kimia untuk menjernihkan air. Karena air tanah yang kuning dan berbau tidak cukup anda pakaikan filter pada pipa air sebelum masuk ke mesin cuci.

0 komentar:

Post a Comment